Sultra, Konawe Selatan || Gadatipikornews.com
- Indra dapa selaku ketua umum himpunan mahasiswa Islam cabang Konawe Selatan menyampaikan bahwa berdasarkan isu di kecamatan baito bahwa oknum guru di tahan oleh pihak kepolisian Polda Sultra terkait dugaan kekerasan terhadap siswa akan tetapi berdasarkan investigasi kami keterangan oknum guru yang dimana diduga tidak melakukan kekerasan terhadap siswa Ini yang harus menjadi atensi kita sebagai aktivis Sulawesi tenggara adanya dugaan diskriminasi terhadap guru honorer di kecamatan baito dan diduga Oknum Polisi melakukan pemerasan terhadap guru honorer di kediaman Oknum Polisi ini yang menjadi pertanyaan integritas institusi polri kenapa masih ada aparatur sipil negara melakukan hal seperti itu Indra dapa selaku ketua umum HMI Mpo Cabang Konawe Selatan menyampaikan kepada awak media bahwa Kapolres Konawe Selatan Jangan hanya terdiam terkait kasus arogansi oknum polisi yang diduga melakukan diskriminasi terhadap guru honorer di kecamatan baito dan propam Polda Sultra harus melakukan tinjauan terhadap oknum kepolisian yang di nilai melakukan tindakan arogansi terhadap masyarakat Konawe Selatan yang berstatus guru honorer di kecamatan baito "Jika tidak ada penyelesaian dan pembebasan terhadap guru maka kami akan melakukan demonstrasi di Polda Sultra terkait Oknum Polisi yang melakukan arogansi Terhadap Guru Honorer" ( @idr. Kaperwil Sultra )