LOMBOK TIMUR - NTB | Gardatipikornews.com -
Salah satu BUMD PD. Agro Selaparang Kabupaten Lombok Timur yang setiap tahunnya diberikan anggaran milyaran rupiah, akan tetapi sampai saat ini belum menunjukan kemajuan yang signifikan oleh direksi dan jajarannya dalam menghasilkan produk yang dikelola sendiri selain es batu. Sebagai contoh misalnya garam bukan produknya sendiri tapi itu hasil membeli dari petani garam. Apalagi saat ini Bupati seakan dimanfaatkan oleh PERUSDA PD Agro selaparang dengan diberikannya ruang terhadap PERUSDA untuk berbisnis/usaha beras, jelas sekali direktur serta jajaran PD. Agro Selaparang tidak memiliki skil dan kemampuan untuk menghasilkan produk sendiri yang bisa dikembangkan sehingga menghasilkan PAD dan tidak terus menerus menyusahkan Daerah,terlebih hanya karena persoalan AGRO usaha beras nama Bupati semakin jatuh dikalangan masyarakat Lombok Timur, hingga masa aksi membuat guncangan di depan kntor bupati, menuntut di bubarkannya PERUSDA PD.Agro Selaparang.
Sudah 4 tahun lebih pemerintahan Sukma PD. Agro Selaparang diberikan suntikan dana sebanyak dua milayaran rupiah lebih setiap tahun, namun tetap tidak menghasilkan apa-apa. Seharusnya tahun pertama dilakukan evaluasi jika tidak bisa menghasilkan PAD sebaiknya evaluasi total.
Ditahun ke-4 pun hasilnya selalu sama tidak ada perubahan, padahal suntikan milayaran rupiah untuk gaji dekrektur dan jajarannya tetap mengalir dengan lancar meskipun tidak menghasilkan produk dan PAD. Lantas kenapa harus dipertahankan lebih baik Bupati membubarkan PD. Agro Selaparang dan uang milyaran tersebut digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat.tutur Usman
Mengingat banyak janji politik dan misi Bupati yang belum terakomodir , terutama pada guru PAUD/honorer dan pemberian modal pada masyarakat yang kurang mampu untuk membuka usaha agar tidak memilih mencari pekerjaan ke luar negeri.Tutup Usman
*(Awin)*