Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Menidak Lanjuti Pemberitaan Terkait Pembangunan DAM Parit Bahwa " Dinas Pertanian Akan Secepatnya Turun Langsung Ke Lokasi " 

by Gardatipikornews
26 September 2024 - 244 Views

Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat || Gardatipikornews.com 

- Menindak Lanjuti pemberitaan Dengan Judul " Akibat Kurang Adanya Pengawasan Dari Dinas Pertanian Tekait Pembangunan Irigasi DAM Parit ( Swakelola ) Diduga Asal Asalan Tanpa Mengutamakan Kualitas " Hari, Selasa,24/09/24. Kelompok Tani Mekar II , Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya. Bahwa Dinas Pertanian kabupaten sukabumi " Yadi Sebagai Kasi Dinas Pertanian dengan tegas ketika ada penyampaian dari awak media kami akan segera cek kelapangan, tetapi untuk sementara konsultan dulu yang akan segera turun untuk mengecek langsung ke Lapangan, Ungkap yadi Salah satu Penerima Mamfaat " MAMAS " Sebagai Ketua Kelompok Tani Mekar II titik lokasi pembanguan di saluran irigasi Cibening Desa Neglasari Kecamatan Purabaya. Adapun Hasil temuan Team Media Gardatipikornews.com di lapangan Diduga dalam pelaksanaan pembangunan bahan bahan Matrial seperti Pasir, Batu,  Mengambil dari tempat /Dari walungan Cibening.padahal di RAB Sudah ada Anggarannya Untuk Pasir Dan Batu. Menurut MAMAS  Ketua kolompok Tani Mekar II  Saat di wawancarai terkait Pembangunan yang sedang dilaksanakan membenarkan Bahwa Pasir, Batu menggunakan Pasir dan Batu yang ada di Kali saja, mungkin Diduga untuk mengurangi Anggaran, supaya mendapatkan keuntungan besar. Yang menjadi Sorotan Awak media pembangunan tersebut di di duga tidak sesuai (RAB) ketika menggunakan Pasir dan batu dari walungan cibening Dampaknya yang harus di jaga karena batu - batu yang ada di situ ketika di ambil terus di pake untuk pembangunan dampak erosi ketika musim penghujan. Awak media tidak hanya disitu kami pun Media pun Langsung menghubungi Dinas yang terkait lewat tlpn seluler tetapi Tidak ada respon sama sekali, Padahal Awak media ingin klarifikasi sekaligus konfirmasi kepada dinas dugaan kuat ini akibat kurang adanya pengasawan dari dinas yang terkait. Di tempat terpisah warga masyarakat yang tidak mau disebut namanya. Ketika di wawancarai awak media menjelaskan " kami sebagai warga masyarakat, kami beberapa tahun bekerja di bangunan klo bahan bahan matrial itu setandar harus yang sudah teruji Kelayakan Pasir yang digunakan, apalagi pembagunan ini setiap detik air walungan cibening mengalir seharusnya pake kesik yang berkualitas bukan menggunakan pasir dari aliran sugai ini. Jelas warga. Kami mohon kepada Dinas yang terkait secepatnya Turun kelangan (APH) Aparatur Penegak Hukum INSFEKTORAT Khususnya Irbansus Kabupaten Sukabumi, Kejaksaan Negri Kabupaten Sukabumi TIPIKOR Kabupaten Sukabumi Secepatnya Turun kelapangan Untuk Melakukan Penyelidikan Pewarta :Yayan /RED
Sebelumnya
Perempuan dan Anak Terlindungi! Rumah PPAI Apresiasi dan Dukung Kapolri Terkait Kebijakan...
Selanjutnya
Polsek Cibeber Cek TKP Penemuan Mayat Gantung...

Berita Terkait :