Bogor || Gardatipikornews.com
- Rehabilitasi atau biasa disebut perbaikan jalan yang dilakukan dengan cara betonisasi merupakan salah satu cara yang paling banyak dijumpai diberbagai lokasi perkotaan maupun pedesaan. Meski lebih nyaman digunakan untuk berkendara. Oleh sebab itulah, mengapa jalan yang biasa dilewati kendaraan besar direkomendasikan dengan cara dibeton. Karena beton lebih tahan terhadap cuaca panas pada musim kemarau.
Juga permukaan jalan dari beton relatif stabil, karena tidak mengalami pemuaian. Beton juga sangat tahan pada musim hujan karena, tahan terhadap air. Oleh sebab itu, jalan dari proyek betonisasi tidak mudah terkikis air hujan dan air yang menggenang serta banjir.
Seperti yang dilaksanakan Pemdes Pengasinan Kecamatan Gunungsindur Kabupaten Bogor, pada hari Kamis lalu (25, 26, 27 Juli 2024) menggelar giat betonisasi jalan desa di wilayah Kp. Pengasinan Rt. 007/Rw. 01(titik I), dengan volume: Panjang 133 m x Lebar 2,5 m x Tinggi 0,15 m dengan anggaran keseluruhan Rp. 82.390.097,-.
Pembangunan diteruskan dengan betonisasi jalan desa di titik ke 2 Kp. Pengasinan Rt. 006/Rw. 01. Volume: Panjang 149 m x Lebar 2,5 meter (dikerjakan mulai hari Senin, 29, 30 dan 31Juli 2024), sementara anggaran berasal dari Dana Desa sebesar Rp. 81.966.403,- dan TPK Desa: Hidayatulloh, Pawi.
Awak media GTN meminta pendapat Sekdes Irvan Ruswandi tentang rehabilitasi jalan desa, tuturnya: "Seperti kita ketahui bersama bahwa dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, karena infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan vital yang harus dipenuhi".
"Jalan merupakan salah satu sarana transportasi yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat, dengan dibangunnya infrastruktur jalan yang cukup memadai ini dapat meningkatkan kesejahteraaan masyarakat." Pungkas Sekdes Irvan Ruswandi.
Pewarta: Agustion/ Wahyudin