Kronjo || Gardatipikornews.com
- Senin, 28 Oktober 2024, Dalam semangat memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kecamatan Kronjo menggelar apel yang menjadi simbol penguatan peran pemuda dalam pembangunan masyarakat. Acara yang berlangsung pada 28 Oktober 2024 ini, dihadiri oleh berbagai komponen strategis, termasuk Karang Taruna, KNPI, Laskar Merah Putih, kepala sekolah, dan para pejabat pemerintahan setempat. Mahfud Khuzaeni, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kronjo, memimpin apel yang mengambil tema pentingnya sinergi pemuda dalam menghadapi tantangan sosial-ekologis, terutama dalam penanggulangan masalah sampah. Dalam sambutannya, Mahfud Khuzaeni menyampaikan pesan visioner terkait urgensi pelibatan pemuda dalam upaya penanganan sampah yang kini menjadi persoalan kritis di berbagai wilayah. Menurutnya, pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan, terutama ketika energi dan semangat yang mereka miliki diarahkan pada inisiatif-inisiatif yang konkret dan berbasis kolaborasi.
“Krisis lingkungan, khususnya dalam hal pengelolaan sampah, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Ini adalah tantangan kolektif yang memerlukan sinergi antara seluruh elemen masyarakat, terutama kaum muda yang memiliki kekuatan, kreativitas, dan idealisme untuk mewujudkan perubahan,” ujar Mahfud.
Mahfud menegaskan, kolaborasi strategis antara pemuda dan pemerintah daerah adalah kunci keberhasilan program-program kebersihan dan pelestarian lingkungan. Dengan adanya koordinasi yang efektif, Mahfud berharap berbagai program pengelolaan sampah yang sudah dirancang dapat berjalan lebih efisien dan berdampak luas pada kesehatan lingkungan
"Lebih lanjut, Mahfud menyoroti pentingnya pemuda sebagai agen perubahan dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Pemuda, menurutnya, tidak hanya memiliki peran sebagai penerus bangsa, tetapi juga sebagai pionir yang bisa mendorong implementasi kebijakan yang responsif terhadap isu-isu sosial, terutama yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup.
"Kita harus menyadari bahwa perubahan besar dimulai dari langkah-langkah kecil. Upaya pengelolaan sampah ini, meskipun terlihat sederhana, merupakan bagian dari tanggung jawab kita semua untuk menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan," tambahnya.
Apel peringatan ini sekaligus menjadi momen refleksi bagi pemuda di Kecamatan Kronjo untuk memahami kembali makna Sumpah Pemuda yang dideklarasikan pada 28 Oktober 1928.
Mahfud berharap semangat persatuan dan kesatuan yang diwariskan oleh para pendahulu terus menjadi inspirasi dalam menghadapi tantangan modern. Pemuda, menurutnya, perlu terus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai gotong royong dan partisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat.
Sebagai penutup, Mahfud menyampaikan optimisme bahwa dengan semangat persatuan yang kuat, pemuda Kecamatan Kronjo dapat menjadi contoh teladan dalam gerakan sosial yang berbasis kepedulian lingkungan. Kolaborasi yang sinergis antara pemerintah dan pemuda diharapkan mampu menciptakan perubahan signifikan yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas.
Peringatan Sumpah Pemuda ini bukan hanya seremoni, tetapi sebuah panggilan untuk terus berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, Mahfud yakin bahwa tantangan yang ada saat ini bisa diatasi dengan kerja sama dan kesadaran kolektif.
"Pemuda hari ini, pemimpin esok hari; dan melalui tindakan nyata, mereka membentuk masa depan yang lebih baik bagi kita semua".
( @Rul. @Red@ksi.gtn.com )