Rapat dilakukan di Gedung SMA IT An-Naafi karena kantor Desa Kuripan tengah direnovasi, oleh karena itu sejak sehari sebelumnya terlihat kesibukan Kepala Desa Siti Aswat Narulita S.Pd. Bahkan Kamis pagi pun beliau tetap sibuk bersiap-siap menyelenggarakan rapat didampingi Sekdes Rido, Lilis, Abdurohman, Undan Murdani, Aldi Octaviansyah, Babinmas Aipda Hary, Babinsa Serma Dwi Wahyono dibantu para mahasiswa Universitas Pancasila yang tengah KKN di Desa Kuripan, PDTI Usep K. Sarba dan PLD Rusmadi.
Mereka dengan ramah menyambut kehadiran Sekcam Ciseeng H. Agus Sopyan S.Km M.A.P, Kasi Ekbang H. Lukman Ariadi S.Ip, Kasi Penkes Ade Kurniawan S.Km, Kasi PM Nenih Triana, Sudaràjat S.Sos, Kasi Trantib Tajudin S.Sos bersama Pol.PP Yogi, Firman dan Bayu.
Selain para narasumber hadir pula para Kepala Desa Jampang Kecamatan Gunungsindur Maman Suherman, Kepala Desa Cibeuteung Muara Asep Suhendar, Kepala Desa Cibentang Hasanudin, Sekdes Cihowe Randi, Ketua Rt, Ketua Rw, Kadus, BPD, LPM, Kepala Sekolah SMPN II Ciseeng Elia Remita M.Pd, para kepala sekolah se Desa Kuripan, Upt. Pengairan, Upt. Jalan Dan Jembatan (Ipang), Karang Taruna, IPSM Kecamatan Ciseeng, Kader Paud dan Posyandu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda.
Rapat dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Tegar Beriman. Kemudian Abdurohman sebagai pembawa acara memberi kesempatan kepada Kepala Desa Siti Aswat Narulita S.Pd untuk menyampaikan kata sambutannya.
Kades Siti Aswat Narulita, bersyukur atas kehadiran para undangan dalam rapat musyawarah desa. Rapat Musdes merupakan sarana untuk menampung semua usulan usulan pembangunan kebutuhan desa masing-masing di Tahun 2024. Sebagai pemangku pemerintah desa semua pembangunan yang diusulkan menjadi tanggung jawab para kepala desa masing masing.
Sekcam Ciseeng H. Agus Sopyan S.Km M.A.P menjelaskan dalam sambutannya, mengenai berbagai pembangunan, contoh salah satunya Program Pembangunan Samisade. Nanti pada tahun 2024 program tersebut sudah tidak ada, akan berganti dengan "bantuan keuangan" bukan Samisade lagi dan anggarannya tidak 1 miliar, melainkan tidak terbatas.
Kasi Ekbang H. Lukman Ariadi S.Ip menyusul memberi pencerahan kepada para undangan yang hadir. Menjelaskan pada tahun 2024, 2025, 2026 akan menghadapi pilkada aparatur desa harus memiliki Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2024 - 2026 pengganti RPJMD Tahun 2018 - 2023.
Kata H. Lukman Ariadi S.Ip kembali, melengkapi penuturan Sekcam H. Agus Sopyan S.Km M.A.P, program Samisade 1 miliar 1 desa, minimal 200 juta dan maksimal 1 miliar. Nanti berganti menjadi "bantuan keuangan desa" dengan anggaran tidak terbatas. Anggaran 20 juta pun bisa diinput bisa diterima. Semua kegiatan dituang dalam RPJMDes Kepala Desa.
Sekdes Rido dihadapan para undangan memberikan sambutan singkat menjelaskan mengenai rapat musyawarah desa untuk Tahun 2024. Sehingga seluruh undangan yang hadir di Gedung SMA IT An-Naafi memahaminya.
Reporter: Agustion Koord. Bogor Raya